Sambutan Presiden Direktur

  Sambutan Presiden Direktur

Pemegang Saham Yang Terhormat,

Tahun 2020 adalah tahun dimana pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pada tahun tersebut, kita  sudah melewati tahun yang penuh dengan tantangan ekonomi global dikarenakan adanya ketidakpastian kebijakan sebagai dampak pandemi tersebut. Segala aturan-aturan pembatasan dampak dari pandemi telah menyebabkan memburuknya pertumbuhan ekonomi dunia disertai dengan ketidakpastian pasar keuangan global membatasi kemampuan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Analisa Macro Ekonomi

Di tengah pandemik Covid-19 yang masih berlanjut melanda dunia saat ini tidak mengurangi sedikitpun tekad dan semangat kita untuk terus berjuang mewujudkan Visi dan Misi perusahaan. Pandemi memberikan dampak negatif yang mengakibatkan adanya pembatasan-pembatasan berkegiatan dan keharusan untuk patuh  pada  protokol kesehatan dan  kegiatan sosial lainnya memaksa semua harus bekerja dan berkegiatan dari rumah.

Hal ini menyebabkan terjadinya perlambatan kegiatan di semua sektor perekonomian tanpa kecuali. Situasi ini  semakin diperburuk dengan nilai tukar rupiah yang berfluktuasi terhadap nilai mata uang negara lain khususnya terhadap dollar Amerika.

Situasi pandemi menekan permintaan dan menurunnya daya beli masyarakat domestik yang diakibatkan dari berkurangnya penghasilan masyarakat dan adanya kebijakan pembatasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan Pemerintah.

Bank Indonesia mencatat adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sangat rendah yaitu minus 2,07% yang ditandai dengan menurunnya konsumsi dalam negeri sebagai penopang pertumbuhan ekonomi dan penurunan suku bunga. Pertumbuhan ekonomi tahun 2020 merupakan pertumbuhan ekonomi yang terburuk selama 10 tahun terakhir dan mendorong inflasi tahun 2020 lebih rendah dari tahun tahun sebelumnya yaitu di angka 1,68 % yang juga diakibatkan penurunan suku bunga dan nilai tukar rupiah yang fluktuatif.

Analisis Kinerja Tahun 2020

Seiring dengan berlanjutnya pandemi COVID-19, tantangan yang dihadapi perseroan antara lain kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai respons pemerintah untuk menekan penyebaran virus tersebut. Kondisi ini telah membuat kegiatan ekonomi mengalami perlambatan drastis.

Tahun 2020 Perseroan harus menghadapi banyak kendala seperti harga dan permintaan untuk penjualan produk yang menurun di pasar lokal maupun ekspor dan di semua segmen baik penjualan produk polyester maupun etilena glikol dan turunannya yang sangat bersaing di pasaran sehingga menyebabkan perseroan mencatat penjualan bersih sebesar 152,7 juta USD yang berarti mengalami penurunan sebesar 34,6 % dibanding penjualan tahun 2019 yaitu sebesar 233,4 juta USD. Jika dibandingkan dengan target penjualan yang telah ditetapkan Perseroan untuk tahun buku 2020, sebesar USD  264,1 juta USD maka pencapaian penjualan Perseroan adalah 42,2 % dibawah target yang telah ditetapkan Perseroan.

Berdasarkan jenis produk, penjualan tahun 2020 adalah sebagai berikut: polyester : USD  42,1   juta dan kimia : USD 110,6  juta

Berdasarkan pasar, penjualan tahun 2020 adalah sebagai berikut: penjualan ekspor USD   21,8 juta dan penjualan lokal USD 130,9  juta

Seiring dengan menurunnya harga pokok bahan baku baik itu bahan baku polyester maupun bahan baku etilena glikol, permintaan pasar juga menurun untuk produk polyester maupun etilena glikol baik untuk pasar lokal maupun ekspor, sehingga menyebabkan Perseroan mencatat rugi kotor turun 4,1% di tahun 2020 sebesar  (17,9 juta) bila dibanding tahun 2019 sebesar (USD 18,7 juta).

Akibat menurunnya harga bahan baku juga diikuti oleh penurunan harga jual produk yang jauh lebih rendah,  mengakibatkan perseroan terpaksa menurunkan kapasitas baik produk kimia maupun polyester, itu sebabnya Perseroan membukukan beban pokok penjualan yang menurun  sebesar USD 81,5 juta atau turun 32,3 %  dari (USD  252,1 juta) di tahun 2019 menjadi  (170,6) juta di tahun 2020.

Perseroan juga telah membukukan kerugian bersih yang meningkat dari (29,6 juta) di tahun 2019 menjadi (38,7  juta) atau naik sebesar USD 9,1 juta di tahun 2020.

Prospek Usaha

Tahun 2020 Perseroan telah menyelesaikan program lanjutan dari penggantian katalis untuk pabrik Merak MEG 2, yang untuk selanjutnya akan melakukan program penggantian katalis untuk pabrik Merak MEG 1 pada 2021 sebagai upaya untuk  efisiensi  biaya dan optimalisasi produk kimia.

Perseroan masih akan tetap melanjutkan rencana untuk membuat EO purification untuk mendukung kinerja produksi EO serta pembangunan pabrik EOD 3 yang akan menambah kapasitas sebesar 40.000 ton di  pabrik Merak yang akan dijalankan di tahun-tahun mendatang apabila dunia dan Indonesia sudah terbebas dari covid 19 dan keadaan perekonomian telah membaik secara global.

Perseroan optimis untuk tetap mempertahankan dan bahkan terus memperbaiki kinerja operasionalnya sejalan dengan tuntutan permintaan pasar baik domestik maupun internasional dan Perseroan secara terus menerus meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan agar dapat bersaing di pasaran dan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan.

Tahun 2021, meskipun masih dibayangi dengan berlanjutnya tantangan berat di tengah pandemi covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, tetapi dengan adanya pemberlakuan siklus super komoditas dimana harga komoditas minyak mentah dan turunannya mengalami kenaikan yang signifikan, hal ini diharapkan akan dapat menaikkan harga penjualan produk perseroan baik produk kimia maupun produk polyester.

Dengan adanya siklus super komoditas Perseroan berkeyakinan untuk dapat berupaya untuk  meningkatkan operasional Perseroan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dengan terus melakukan inovasi dan pengembangan sumber daya manusia dengan kebiasaan – kebiasaan baru yang berlaku.

 Penerapan Tata Kelola Perusahaan

Direksi melakukan pelaksanaan penerapan GCG dengan melakukan upaya pengawasan tata kelola perusahaan yang baik.

Satu hal penting yang menjadikan perhatian bagi perseroan tahun ini adalah memperbaiki dan mengimplementasikan tata kelola perseroan  yang baik (GCG) dalam lingkungan perseroan, dan memastikan bahwa prinsip-prinsip dasar GCG diterapkan pada setiap aspek bisnis dan di semua jajaran dengan memastikan Tata Kelola Perusahaan yang berbasis terhadap prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), responsibilitas (responsibility), integritas (integrity) dan kewajaran (fairness). Salah satu bentuk implementasi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang diterapkan adalah dengan berusaha melibatkan Pemegang Saham masyarakat pada saat Rapat Umum Pemegang Saham. Selain itu, untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitasnya, Perseroan menggunakan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang masuk jajaran KAP terkemuka sehingga transparansi dan akuntabilitas laporan menjadi lebih baik.

Perubahan Komposisi Direksi.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 18 Agustus 2020 tidak terjadi perubahan komposisi Direksi, dimana pada mata acara rapat ketiga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2020, komposisi Direksi yang diangkat tetap sama dengan susunan sebagai berikut :

Presiden Direktur                    : Bapak Gautama Hartarto

Wakil Presiden Direktur         : Bapak Johan Setiawan

Direktur                                    : Bapak Gunawan Halim

Direktur                                    : Bapak Tarunkumar Nagendranath Pal

Namun salah satu direksi yaitu Bapak Tarunkumar Nagendranath Pal telah meninggal dunia pada tanggal 23 Desember 2020, dan pada kesempatan ini, kami menyampaikan belasungkawa dan dukacita yang sedalam-dalamnya, dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas jasa-jasa beliau selama menjabat sebagai direksi.

Apresiasi

Covid 19 telah berpengaruh negatif terhadap kinerja Perseroan, namun demikian perseroan sepenuhnya menyadari bahwa keberhasilan perusahaan dapat dicapai dengan tetap memfokuskan optimalisasi pemanfaatan sumber daya manusia yang didukung oleh sumber daya manusia yang berpengalaman, pengelolaan aset secara efisien, serta mempertahankan  hubungan baik dengan pembeli dan pemasok yang turut memberikan dasar yang kokoh pada perusahaan dalam mengeksplorasi pasar-pasar potensial, perseroan juga memberikan prioritas pada kesehatan dan keselamatan karyawan untuk tetap menjaga produktivitas dalam melewati masa-masa sulit seperti saat ini.

Sebagai penutup, kami hendak menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh karyawan, mitra bisnis, kreditur serta pemegang saham atas dukungan yang konsisten selama ini.  Tanpa itu semua, kami tidak mungkin mencapai hasil  seperti saat ini.

Kami optimis bahwa di masa mendatang, dengan target yang sesuai dengan perkembangan ekonomi dalam negeri, perseroan akan mampu meningkatkan kinerja yang memuaskan. Kami percaya dengan dukungan, kepercayaan dan dedikasi yang berkesinambungan kami akan terus tumbuh dan berkembang baik  operasional  maupun finansial dimasa-masa yang mendatang untuk maju mencapai pertumbuhan berkelanjutan.

Terima kasih.

error: Content is protected !!