Sambutan Presiden Direktur

Sambutan Presiden Direktur

Pemegang Saham Yang Terhormat,

Tahun 2019 adalah tahun digitalisasi ekonomi dimana perkembangan teknologi digital meningkat sangat pesat dan hal ini didukung dengan kaum milenial yang mengadopsi teknologi digital dengan sangat cepat.

Namun demikian, perang dagang antara Amerika dan Cina yang terus berlanjut hingga kini menjadi penyumbang terbesar yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi dunia melambat disertai dengan ketidakpastian pasar keuangan global dan memburuknya perekonomian dunia membatasi kemampuan untuk tumbuh lebih baik dari tahun sebelumnya.

Analisa Macro Ekonomi

Bank Indonesia mencatat masih adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2019 sebesar 5.02%, sedikit menurun dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2018, sebesar 5.17% yang ditandai dengan menurunnya konsumsi dalam negeri khususnya konsumsi rumah tangga sebagai penopang terbesar pertumbuhan ekonomi nasional, inflasi tahun 2019 dapat ditekan lebih rendah di angka 2.72% dengan di dukung oleh penurunan suku bunga dan nilai tukar rupiah yang stabil.

Analisis Kinerja Tahun 2019

Tahun 2019 perseroan harus menghadapi banyak kendala seperti harga bahan baku yang meningkat, harga penjualan produk yang menurun di semua segmen baik penjualan produk polyester maupun etilena glikol dan turunannya yang sangat bersaing di pasaran sehingga menyebabkan perseroan mencatat penjualan bersih sebesar 233.3 juta USD mengalami penurunan sebesar 34.5 % dibanding tahun 2018 sebesar 356.6 juta USD. Jika dibandingkan dengan target penjualan yang telah ditetapkan Perseroan untuk tahun buku 2019, sebesar USD 239.9 juta USD maka penjualan perseroan 2.9 % dibawah target yang telah di tetapkan perseroan.

Berdasarkan jenis produk penjualan tahun 2019 adalah sebagai berikut: polyester : USD 89.59 juta dan kimia : USD 143.80 juta.

Berdasarkan pasar, penjualan tahun 2019 adalah sebagai berikut: penjualan ekspor USD 27.31 juta dan lokal USD 206.08 juta.

Meningkatnya harga pokok bahan baku baik itu bahan baku poliester maupun bahan baku etilena glikol tidak diimbangi dengan kenaikan harga penjualan produk. Sehingga perseroan mencatat turunnya laba kotor sebesar 227.4 % atau turun sebesar USD 33.2 juta dari 14.6 juta di tahun 2018 menjadi USD (18.6 juta) di tahun 2019.

Akibat dari meningkatnya harga pokok bahan baku yang cukup signifikan, namun tidak diimbangi dengan peningkatan harga jual barang produksi tersebut mengakibatkan perseroan terpaksa menurunkan kapasitas baik produk kimia maupun polyester, perseroan membukukan beban pokok penjualan yang menurun dari USD 342 juta di tahun 2018 atau turun sebesar USD 90 juta atau turun 35.7 % menjadi 252 juta di tahun 2019.

Kerugian bersih Perseroan pada tahun 2019 adalah USD 29,7 juta, yang meningkat sebesar USD 28,4 juta dari kerugian bersih 2018 sebesar USD 1,3 Juta.

Hal ini tentu saja tidak terlepas dengan situasi industri tekstil saat ini dimana banyak impor bahan baku benang maupun bahan jadi seperti kain dalam jumlah yang cukup besar sehingga menyebabkan industri tekstil dalam negeri mengalami pukulan yang sangat berat dan mengakibatkan beberapa industri hilir mengurangi kapasitas produksinya.

Prospek Usaha

Tahun 2020 Perseroan masih akan melakukan program lanjutan dari penggantian katalis untuk pabrik Merak MEG 2 yang tertunda di tahun 2019. Penggantian katalis ini memiliki tujuan untuk efisiensi biaya dan optimalisasi produk kimia.

Perseroan juga menjalankan rencana untuk membuat EO purification untuk mendukung kinerja produksi EO, serta pembangunan pabrik EOD 3 yang akan menambah kapasitas sebesar 40.000 ton di pabrik Merak.

Dengan perkembangan kondisi keuangan yang demikian, perseroan optimis untuk tetap mempertahankan dan bahkan terus memperbaiki kinerja operasionalnya sejalan dengan tuntutan permintaan pasar baik domestik maupun internasional.

Menghadapi situasi pasar saat ini, perseroan secara terus menerus meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan agar dapat bersaing di pasaran dan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan.

Tahun 2020 dibayangi masih berlanjutnya tantangan berat ditengah ketidak pastian ekonomi global dimana diperkirakan harga minyak dunia masih akan tertekan, masih adanya pengetatan moneter. Walaupun tidak akan seketat tahun 2019 dan adanya kemungkinan masih banyaknya barang impor yang masuk membanjiri pasar yang menyebabkan persaingan semakin ketat dan kompetitif. Namun demikian, perseroan masih berkeyakinan untuk dapat berupaya untuk meningkatkan operasional Perseroan sesuai dengan target yang telah ditetapkan, dengan terus melakukan inovasi dan pengembangan sumber daya manusia.

Penerapan Tata Kelola Perusahaan

Satu hal penting yang menjadikan perhatian bagi perseroan tahun ini adalah memperbaiki dan mengimplementasikan tata kelola perseroan yang baik (GCG) dalam lingkungan perseroan. Penerapan prinsip-prinsip dasar GCG pada setiap aspek bisnis dan di semua jajaran dipastikan melalui Tata Kelola Perusahaan yang berbasis terhadap prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), responsibilitas (responsibility), integritas (integrity) dan kewajaran (fairness).

Salah satu bentuk implementasi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang diterapkan adalah dengan berusaha melibatkan Pemegang Saham masyarakat pada saat Rapat Umum Pemegang Saham. Selain itu, untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitasnya, Perseroan menggunakan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang termasuk dalam jajaran KAP terkemuka di Indonesia.

 

Apresiasi

Kami sepenuhnya menyadari bahwa keberhasilan perusahaan dapat dicapai dengan tetap memfokuskan optimalisasi pemanfaatan sumber daya manusia yang didukung oleh sumber daya manusia yang berpengalaman, pengelolaan aset secara efisien, serta mempertahankan hubungan baik dengan pembeli dan pemasok yang turut memberikan dasar yang kokoh pada perusahaan dalam mengeksplorasi pasar-pasar potensial.

Sebagai penutup, kami hendak menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh karyawan, mitra bisnis, kreditor serta pemegang saham atas dukungan yang konsisten selama ini. Tanpa itu semua, kami tidak mungkin mencapai hasil seperti saat ini.

Kami percaya dengan dukungan, kepercayaan dan dedikasi mereka yang berkesinambungan kami akan terus tumbuh dan berkembang baik secara operasional maupun finansial dimasa-masa yang mendatang.

Terima kasih,

 

Gautama Hartarto

Presiden Direktur

error: Content is protected !!