Berita

Ditayangkan Tanggal. 20-10-2020 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

TAHUN 2020-Polychem In Facing COVID – 19

 

Ditayangkan Tanggal. 20-10-2020 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

TAHUN 2020-Rapat Umum Pemegang Saham dan Paparan Publik

    

Ditayangkan Tanggal. 19-10-2020 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

TAHUN 2020-BRIEF MANAGER

Ditayangkan Tanggal. 19-10-2020 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

TAHUN 2019-RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN

 

Ditayangkan Tanggal. 19-10-2020 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

TAHUN 2019-Rapat Umum Pemegang Saham dan Paparan Publik

 

Ditayangkan Tanggal. 19-10-2020 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

TAHUN 2019-FIRE DRILL

Ditayangkan Tanggal. 09-08-2019 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

TAHUN 2019-Rapat Tinjauan Manajemen ( RTM) dan Brief Manager

 

 

Ditayangkan Tanggal. 08-08-2019 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

TAHUN 2018-2019 DOA BERSAMA ANAK YATIM

 

Ditayangkan Tanggal. 08-08-2019 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

TAHUN 2018-CSR COMPETITION

Ditayangkan Tanggal. 11-01-2017 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

Berita Tahun 2017

Pada Tahun 2017 PT Polychem Indonesia, Tbk mendapatkan 4 penghargaan dengan kategori yang berbeda, diantaranya adalah:

  1. Pajak Bumi dan Bangunan: PT Polychem Indonesia mendapatkan Piagam Penghargaan untuk Pembayaran Pajak dan Bumi dan Bangunan Tahun 2017 tepat waktu.
  2. Perusahaan Ramah Lingkungan : PT Polychem Indonesia Tbk. – Plant Merak mendapat penghargaan sebagai perusahaan ramah lingkungan dengan Predikat baik pada tahun 2017
  3. Proper Peringkat Biru : PT Polychem Indonesia Tbk. – Plant Merak memperoleh penghargaan Pelaksanaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan  (PROPER) dengan Peringkat Biru untuk keempat kalinya. 
  4. Standar baru 100 dengan label Oeko Tex : STANDAR 100 oleh OEKO-TEX® adalah label produk independen untuk semua jenis tekstil yang diuji untuk bahan berbahaya – dari benang dan kain sampai barang siap pakai. Pada Januari 2018, semua perusahaan harus menggunakan template label STANDARD 100 yang baru untuk tujuan komunikasi apa pun, termasuk pelabelan produk siap pakai.

Dengan mendapatkannya penghargaan tersebut mencerminkan bahwa PT Polychem Indonesia, Tbk merupakan perusahaan yang sangat berkomitmen.

Ditayangkan Tanggal. 02-01-2017 ————— Ditayangkan Oleh. Corporate Secretary

Berita Tahun 2016

Pada hari Kamis yang bertepatan tanggal 8 September 2016 PT Polychem Indonesia, Tbk telah berhasil mendapatkan suatu penghargaan yaitu Indonesia Human Capital Study 2016 yang mana PT Polychem Indonesia, Tbk mendapatkan tiga apresiasi dalam moment tersebut, diantaranya adalah :

  1. Best of CEO Commitment on Human Capital Development,
  2. Best Engagement (Sektor Industri Dasar dan Kimia),
  3. Best of Human Capital Initiatives (Best Industrial Relationship Initiatives).

Pemberian apresiasi tersebut dilaksanakan di Rafflesia Grand Ballroom Balai Kartini Jakarta dengan mengusung tema “Employee Engagement : The Drive To Key Result”.

Pada kesempatan kali ini Bapak Gautama Hartanto selaku Presiden Direktur PT Polychem Indonesia, Tbk dinobatkan sebagai Best CEO Commitment on Human Capital.

Di Tahun 2016 PT Polychem Indonesia tidak hanya mendapatkan penghargaan Indonesia Human Capital Study di Tahun 2016 PT Polychem Indonesia, Tbk juga mendapatkan Proper peringkat Biru selama 3 (Tiga) Periode. Proper adalah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan yang dikembangkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) sejak tahun 1995, untuk mendorong perusahaan meningkatkan pengelolaan lingkungannya.

Tujuan dari proper itu sendiri adalah untuk meningkatkan peran perusahaan dalam melakukan pengelolaan lingkungan sekaligus menimbulkan efek stimulan dalam pemenuhan peraturan lingkungan dan nilai tambah terhadap pemeliharaan sumber daya alam, konservasi energi, dan pengembangan masyarakat. Dalam hal ini PT Polychem Indonesia, Tbk Pabrik Merak menjadi salah satu dari 1930 Perusahaan dan dari 111 jenis industry yang ikut dalam Proper Periode  2015-2016.

Selain itu PT Polychem juga mendapatkan penghargaan dari Bupati Serang, atas prestasi  dan  peran  sertanya  dalam pembangunan Kabupaten Serang melalui Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan tahun 2016 tepat waktu dan  Mendapat penghargaan dari Bupati Serang, sebagai Perusahaan  Ramah  lingkungan  dengan Predikat Baik, atas upaya yang telah dilaksanakan Perseroan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. 

Pada tanggal 15 Desember 2016 bertempat di Hotel Harris & Convention, Festival Citylink, Bandung, mendapatkan penghargaan Properda Peringkat Biru Pabrik Karawan. Proper tingkat nasional ini diserahkan BPLHD pada tanggal 15 Desember 2016 kepada 151 perusahaan di Jawa Barat. PT Polychem Indonesia Tbk meraih rapor kinerja positif dalam pengelolaan lingkungan pada periode 2015-2016. Rapor Properda Biru yang diuterima oleh Perseroan, merupakan bukti nyata Perseroan, untuk terus menjaga komitmn serta menjaga standard mutu lingkungan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Ditayangkan Tanggal. 29-06-2016 ————— Ditayangkan Oleh. Corporate Secretary

Profil Sekretaris Perusahaan

Sekretaris Perusahaan

Tugas utama Sekretaris Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa Perusahaan memenuhi dan mentaati hukum, peraturan dan ketentuan-ketentuan pasar modal. Selain itu, Sekretaris Perusahaan berfungsi sebagai pembicara dalam mengkomunikasikan kebijakan dan prestasi perusahaan kepada pemegang saham, investor, analis pasar modal, media massa, masyarakat umum, pejabat pemerintah dan pengawas pasar modal.

Sekretaris Perusahaan PT Polychem Indonesia Tbk, diangkat dan diberhentikan berdasarkan Keputusan Direksi tertanggal 27 Juni 2016 dan telah dilaksanakan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang baru, yakni Peraturan Nomor 35/POJK.04/2014 tertanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik

Chandra Tjong, lulus Sarjana Teknik Jurusan Elektro Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) pada tahun 1993 dan lulus Sarjana Matematika dan Ilmu Alam Jurusan Kimia Universitas Indonesia pada tahun 1994. Setelah lulus beliau bergabung dengan PT. Polychem Indonesia sejak Agustus 1994 di  Pabrik Tangerang. Dengan adanya ekspansi pabrik pada tahun 1996 di Karawang maka beliau ikut serta dalam proyek pembangunan pabrik polyester di Karawang dan akhirnya menjadi Plant Manager di Pabrik Karawang pada tahun 2004. Untuk meningkatkan kemampuan manajemennya maka pada pertengahan tahun 2005 beliau melanjutkan kuliah Magister Manajemen di Universitas Tarumangara dan Lulus dengan predikat summa cum laude pada tahun 2007. Pada tahun 2006 beliau diangkat menjadi Purchasing Manager di Kantor Pusat dan sejak tahun 2008 sampai dengan tahun 2016 diangkat menjadi Local dan Export Marketing Manager. Tahun 2016 beliau dipercayakan untuk menjadi Corporate Secretary PT. Polychem Indonesia Tbk.

Ditayangkan Tanggal. 08-06-2015 ————— Ditayangkan Oleh. HRD

CO-CLASS TRAINING: HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PRODUKTIVITAS

Tepatnya 15.15 Jumat sore, 22 Mei 2015 Bapak M. Hanif Dhakiri,  Menteri Tenaga Kerja dan dan Transmigrasi tiba di lobi PT Polychem Indonesia Tbk – Plant Karawang dalam agenda menutup kegiatan Co-Class Training  dengan tema Hubungan Industrial dan Produktivitas  dengan peserta dari pengusaha, serikat pekerja dan pemerintahan. Penampilan bapak menteri yang bersahaja dengan baju kemeja putih polos dan celana hitam serta cara pidato yang lugas mengubah suasana kaku menjadi cair.

PT Polychem Indonesia Tbk – Plant Karawang yang terletak di Kawasan Taman Niaga Karawang Prima, Desa Wanasari, Kecamatan Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat telah mengadakan  Co-Class Training yang melibatkan unsur-unsur dari hubungan industri yaitu pengusaha, karyawan dan  pemerintahan dengan Hubungan Industrial dan Produktivitas.

Co-Class training ini digagas oleh PT Polychem Indonesia Tbk dengan bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta United In Diversity (UID). Co-Class Training dihadiri dari perwakilan pengusaha dan pekerja dari beberapa perusahaan yaitu PT PINDO DELI, PT Asia Pacific Fiber, PT World Yamatex Spinning Mills, PT Daya Cipta Kemasindo, PT INOAC, PT SSA Food Hall, PT PLI SOGO, PT Softex, PT Filamendo/PT SSJ, PT Gajah Tunggal Tbk., PT. Polychem Indonesia Tbk. Sedangkan dari unsur pemerintahan diwakili dari Kemenakertrans – Jakarta dan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten. Sebagai observer dalam kegiatan ini PT Bukit Baiduri Energi, PT Gajah Tunggal Tbk., dan Politeknik Gajah Tunggal.

  1. Polychem Indonesia Tbk sangat concern terhadap hubungan industrial dan memandang bahwa hubungan industrial dalam suatu perusahaan memegang peranan penting karena menentukan stabilitas operasional dan fokus perusahaan. Salah satu parameter operasional adalah sumber daya manusia (karyawan). Karyawan, seperti yang kita tahu, sangat dinamis dan tidak stabil dari waktu ke waktu.

Tujuan kegiatan ini adalah menyamakan persepsi atau pemikiran dari pemangku kepentingan hubungan industrial sehingga tujuan dari masing-masing pihak bisa dikomunikasikan dengan baik dan diambil keputusan yang win-win solution sehingga tujuan bersama  menjadi prioritas yaitu, Kenyamanan & Kemajuan Usaha , Kesejahteran Karyawan serta Kemajuan Pemerintah.

Dalam Co-Class training ini partisipasi aktif pengusaha/manajemen, pekerja dan pemerintah bersinergi untuk memecahkan masalah. Upaya ini didasarkan pada prinsip-prinsip hak, kesetaraan, keadilan dan partisipasi dalam pengambilan keputusan. Metode yang digunakan meliputi pengungkapan pendapat, partisipasi demokratis, permainan, simulasi peran, memastikan para  peserta memiliki kesempatan yang sama untuk ambil bagian, dan pemecahan konflik. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 20 s.d. 22 Mei 2015 dengan fasilitator United In Diversity (UID). Jumlah peserta dan tamu undangan lebih kurang 60  orang.

Hubungan industrial yang melibatkan pengusaha/manajemen, karyawan dan pemerintahan dalam dinamika  industri akan saling berinteraksi  saling sejalan atau sebaliknya kontraproduktif. Karyawan  yang diwakili serikat pekerja berbeda pendapat dalam menafsirkan aturan dengan manajemen.  Serikat pekerja yang berprinsip ”pokoke”, sementara Manajemen yang tidak memperhatikan serikat pekerja dan lebih memperhatikan masukan Disnaker saja. Di sisi lain, Disnaker lamban dalam merespon keluhan serikat pekerja. Secara singkat, inilah yang menjadi alasan perlunya semua pihak untuk duduk bersama dalam suatu forum.  

Dalam Co-Class Training ini semua pihak sepakat untuk mengembangkan budaya: Open Mind (terbuka menerima masukan), Open Heart (Tindakan diawali dengan hati), Open Will (Dalam menyelesaikan masalah harus ada kemauan).

Di akhir kegiatan ini peserta foto bersama dengan Bapak M. Hanif Dhakiri dan menandatangani suatu komitmen bersama yang berbunyi: “Kami sangat yakin jika hubungan yang harmonis akan menciptakan sebuah kemajuan bersama yang lebih baik. Permasalahan pasti bisa selesai dengan kita membuka hati. Keluarga kedua kita adalah dimana kita menghabiskan waktu berinteraksi dengan mereka setiap jam, hari, bulan dan bahkan tahun”. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi pengusaha, serikat pekerja, pemerintah sehingga  hubungan industrial yang harmonis terealisasi.

error: Content is protected !!