English | Bahasa Indonesia      
logo
Produk
Produk

1. Kimia

Operasional Etilena Glikol

Pabrik etilena glikol (EG) memproduksi satu dari dua bahan baku utama yang diperlukan untuk memproduksi poliester yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan industri tekstil Indonesia.

Produksi

Kedua unit pabrik Etilena Glikol (EG) Perseroan menerapkan teknologi dari Scientific Design Co. Inc., Amerika Serikat dan memiliki kapasitas produksi tahunan total sebesar 216.000 ton. Pada tahun 2017 Perseroan memproduksi 219.366 ton EG. Sekitar  17,4%  produksi  MEG  yang  dihasilkan dikonsumsi sendiri oleh divisi poliester. Selebihnya, yaitu sekitar 82,6%, dijual ke berbagai produsen benang dan serat poliester.

Produk 

PT Polychem Indonesia Tbk. merupakan satu-satunya produsen Mono-Etilena Glikol (MEG), Di-Etilena Glikol (DEG), Tri-Etilena Glikol (TEG) dan berbagai produk Etoksilat (EOX) di Indonesia.

Penjualan

Selama tahun 2017, penjualan produk-produk EG mencapai USD 215,2 juta. Penjualan produk EG ini mewakili 60,6% dari total penjualan konsolidasian Perseroan di tahun 2017. Dari segi nilai, 75,8% penjualan EG Perseroan berasal dari pasar dalam negeri dan 24,2% sisanya dari ekspor ke negara-negara di Asia dan Amerika Utara

Tinjauan Pasar Kimia

Saat  ini,  Indonesia  masih  merupakan  negara pengimpor MEG, sehingga dengan hanya memiliki kapasitas produksi sebesar 216.000 ton per tahun dan keunggulan lokasi, Perseroan memiliki peluang pasar yang sangat besar di pasar dalam negeri.

Pada  tahun  2017,  permintaan  MEG  di  Asia diprediksikan jauh melebihi kapasitas produksinya dan masa depan industri MEG, terutama di Asia, dalam jangka panjang masih sangat menjanjikan.

Potensi pasar produk etoksilat Perseroan adalah sangat besar, baik di pasar lokal maupun ekspor. Oleh karena itu Perseroan telah meningkatkan kapasitas produksi etoksilatnya menjadi lebih dari 80,000 ton per tahun dimulai pada awal kuartal tiga tahun 2013. Perseroan percaya bahwa karena skala ekonomis, dalam waktu dekat ini tidak akan ada pesaing lain di dalam negeri.

 

2. Poliester

Operational Poliester

Teknologi produksi pabrik poliester Perseroan diperoleh dari Zimmer Aktiengesellschaft Jerman. Pabrik ini dirancang untuk menghasilkan benang poliester serat pendek dan panjang untuk memenuhi kebutuhan dari industri tekstil. Dengan integrasi industri hulunya, produk poliester Perusahaan memiliki posisi yang baik dalam industri poliester di Indonesia.

Produksi

Kapasitas produksi poliester yang dimiliki oleh Perseroan adalah sebesar 129.600 ton per tahun Polimer/biji polimer, 43.200 ton per tahun Benang Poliester, Poliester, 43.200 ton per tahun SeratmPoliester dan 21.600 ton per tahun Drawn Textured Yarn.

Produk 

Benang Poliester adalah produk setengah jadi, yang diproses lebih lanjut dalam industri tenun dan rajut. PSF merupakan salah satu bahan baku utama yang digunakan untuk menghasilkan Poliester Spun Yarn, yang secara luas digunakan dalam pembuatan pakaian dan perlengkapan rumah tangga. PSF digunakan sebagai bahan baku utama pembuat karpet, barang mainan, kasur gulung, padding, sepatu olah raga dan popok bayi.

Penjualan

Pada tahun 2017, Divisi Poliester mencatat penjualan sebesar USD 103,3 juta yang terdiri dari penjualan Benang Poliester sebesar USD 38.4 juta, Serat Poliester sebesar USD 47,6 juta dan lainnya sebesar USD 17,3 juta. Seluruh total penjualan Benang Poliester Perseroan ditujukan ke lebih dari 20 perusahaan tekstil di Indonesia. Sampai saat ini Perseroan masih merupakan salah satu pemasok benang poliester terbesar di Indonesia. Perseroan menjual 98,4%  produk Serat Poliester ke lebih dari 20 perusahaan tekstil di Indonesia. Dan 1,6% sisanya diekspor ke konsumen di Asia dan Eropa.

Tinjauan Pasar Poliester

Indonesia, negara dengan jumlah penduduk keempat terbesar di dunia, mempunyai konsumsi Poliester perkapita yang masih rendah, bahkan kurang dari setengah dari negara-negara lain yang lebih maju. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi domestik akan mengikuti tren dan masih akan terus meningkat. Sebagai produsen Poliester yang efisien dan kompetitif, Perseroan siap untuk mengambil kesempatan dari meningkatnya permintaan tersebut dan menjaga posisinya yang dominan di Indonesia.

 

3. Nilon

Operational Nilon

Perseroan melalui anak perseroan, memproduksi Benang Nilon untuk digunakan dalam pembuatan kain ban, jaring, tali dan kain, serta penguat untuk tali kipas dan  selang.  Selain  itu,  anak  perseroan  juga memproduksi Chips Nilon-6 bermutu tinggi yang dapat digunakan sebagai bahan baku benang, mono filamen dan berbagai industri plastik lainnya.

Produksi

Peralatan produksi benang kain ban nilon yang dimiliki anak perseroan berasal dari Zimmer AG, Jerman dan berkapasitas total 44.000 ton per tahun.

Produk 

Pada tahun 2017 anak perseroan memproduksi 12.674 ton benang kain ban. Pada tahun tersebut, penjualan Benang Nilon mencapai USD 36,6 juta, 100,0% dijual ke pabrik kain ban dan konsumen lain di dalam negeri.  

Tinjauan Pasar Nilon

Industri benang kain ban nilon berkaitan erat dengan perkembangan industri ban. Saat ini, sebagai satu-satunya produsen benang kain ban nilon bagi pasar domestik, anak perusahaan memiliki kesempatan yang sangat besar untuk meningkatkan pangsa pasarnya, baik di pasar domestik maupun di wilayah Asia yang perekonomiannya terus berkembang.